Penyair mengatakan :
"Butuh setahun lebih pengamatan dan penelitian untuk mengetahui
Siapa gerangan orang yang paling menimbulkan atsar padaku dan dia yang palingku cari.
Kudapati engkau dengan perjuangan mengurangi tidur di malam hari
Untuk mencekal perjalanan panjangmu yang berliku dengan segudang pengalaman yang mumpuni
Telah tamat kekuasaanmu dan telah lenyap terhempas badai
Tertiup angin yang sangat dingin bagaikan pilu menikam nurani
Sekarang engkau telah selesai di tanganku biidznillahi Rabbil 'Izzati
Sebagai balasan perbuatan kufur yang dilakukan dengan mendzolimi
Sesungguhnya Allah Rabb-ku memiliki tentara yang akan memerangi
Setiap orang yang belajar sihir dari malaikat Harut dan Marut itu pasti
Sesungguhnya senjata itu telah memakan tuanya sendiri
Di tempat bersemedian sambil membaca jampi-jampi
Dan kini engkau mati dan yang lain berakhir dengan lumpuh sebelah kiri
Tersisa penyesalan di bawah tumpukan tanah kuburan yang tertancapi."
***
Sidayu, Gresik : 13 Rabiul Akhir 1446 H / 16 Oktober 2024
Penulis : Abu Dawud ad-Dombuwiyy
Artikel : Meciangi-d.blogspot.com

0 Response to "PENYESALAN DIBAWAH TUMPUKKAN TANAH KUBURAN"
Post a Comment